Faktabojonegoro.com// Bojonegoro – Kebakaran terjadi di kawasan permukiman warga di Desa Dander, RT 14 RW 02, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.
Peristiwa yang terjadi di depan Puskesmas Dander tersebut berdampak pada tiga bangunan milik warga, yakni rumah Sunarto, Priyono dan Kusno. Kandang sapi milik Sunarto juga turut terdampak kobaran api.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, api diduga bermula dari aktivitas pembakaran di sekitar kandang sapi milik Sunarto. Setelah menyalakan api, Sunarto disebut meninggalkan lokasi untuk menghadiri acara tahlil.
Api kemudian diduga membesar setelah tertiup angin hingga mengenai bagian kandang. Kobaran selanjutnya merambat ke bangunan di sekitar lokasi dan turut mengenai rumah milik Priyono serta Kusno.
Kondisi tersebut sempat membuat warga panik. Warga bersama petugas kemudian berupaya melakukan penanganan agar kobaran api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lain.

Personel TNI dan Damkar Bantu Penanganan
Dalam penanganan kebakaran, personel Yonif TP-885/BP (Belibis Putih) bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Personel Yonif TP-885/BP bersama unsur Brigif TP 33/Nagasesa, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), kepolisian serta masyarakat turut melakukan upaya penanganan di lokasi.
Sinergi antarpersonel tersebut dilakukan untuk membantu mengendalikan kobaran api sekaligus mengantisipasi kemungkinan api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Salah seorang warga sekitar, Deva, mengapresiasi respons petugas yang datang dan membantu penanganan kebakaran.
“Respons cepat dari personel TNI dan tim Damkar sangat membantu warga dalam menghadapi situasi seperti ini. Kehadiran mereka membuat penanganan kebakaran bisa segera dilakukan,” ujar Deva.
Warga Diminta Waspada terhadap Api
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan api, terutama untuk aktivitas pembakaran yang dilakukan di sekitar rumah maupun kandang ternak.
Api maupun bara sebaiknya tidak ditinggalkan dalam kondisi masih menyala tanpa pengawasan. Kondisi angin juga perlu menjadi perhatian karena dapat membuat api lebih cepat membesar dan merambat ke material di sekitarnya.
Masyarakat yang mengetahui adanya kebakaran diharapkan segera menghubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga risiko meluasnya api dapat diminimalkan.
(Red.)













