CCTV Rekam Dugaan Penganiayaan di Depan Balai Desa Trenggulunan, Polisi Dalami Aksi Kejar-kejaran

Faktabojonegoro.com// Bojonegoro – Dua warga menjadi korban dugaan penganiayaan setelah sepeda motor yang mereka kendarai diduga dikejar oleh dua pengendara lain hingga berhenti di depan Balai Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 18.45 WIB. Rangkaian kejadian di sekitar lokasi disebut terekam kamera CCTV yang kini turut menjadi bagian dari bahan penyelidikan polisi.

Kapolsek Ngasem Iptu Mujianto mengatakan, informasi mengenai dugaan pengejaran diperoleh polisi berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh para korban saat menjalani pemeriksaan.

Menurut keterangan korban, keduanya sebelumnya dalam perjalanan pulang dari wilayah Kalitidu. Saat melintas di Desa Trenggulunan, korban mengaku mendengar suara klakson dari dua pengendara sepeda motor.

Dua pengendara tersebut kemudian disebut mengikuti dan mengejar kendaraan korban hingga perjalanan mereka berakhir di depan Balai Desa Trenggulunan.

“Korban saat itu pulang dari wilayah Kalitidu. Saat melintas di wilayah Trenggulunan, korban mengaku mendengar bunyi klakson dari dua orang yang kemudian mengejar kendaraannya,” ujar Iptu Mujianto, Rabu (30/9/2026).

Setelah korban berhenti, terjadi dugaan penganiayaan yang mengakibatkan keduanya mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh.

Dari pemeriksaan medis, salah satu korban mengalami luka robek pada bagian bibir, memar di hidung dan bawah mata kiri, serta luka pada tangan kanan. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan menjalani pemeriksaan serta visum.

“Dua orang yang mengalami luka dalam peristiwa tersebut sudah kami periksa dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” imbuhnya.

Polsek Ngasem kini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian tersebut. Selain meminta keterangan korban, polisi juga memeriksa rekaman CCTV yang merekam situasi di depan Balai Desa Trenggulunan.

Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mencocokkan keterangan para pihak dengan rangkaian kejadian yang terekam di lokasi.

Polisi juga masih mendalami motif kejadian serta identitas pihak-pihak yang diduga terlibat. Langkah hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang berhasil dikumpulkan.

“Polsek Ngasem masih melakukan penyelidikan, termasuk mendalami motif penganiayaan dan identitas pihak yang terlibat. Polisi akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil pemeriksaan serta bukti yang telah dikumpulkan,” pungkasnya.

(Red.)

Tag: